Tokoh Tionghoa Pionir di Bidang Kedokteran: Dokter Yap


INSPIRASI untuk Semangat Bekerja bagi Bangsa dan Berkomitmen Teguh pada Profesi dari Dokter Yap 

Sejarah kemerdekaan Indonesia tidak bisa lepas dari kehadiran sosok filantropis Yogyakarta bernama Dr. Yap Hong Tjoen. Dokter yang lahir pada tanggal 30 Maret 1885 ini banyak berjasa di bidang medis, pendidikan, sosial, dan budaya.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Sebagai ophthalmologist (spesialis penyakit mata) yang berkontribusi bagi bangsa, kisah hidup Dr. Yap Hong Tjoen penuh lika-liku perjuangan. Kepandaian istimewanya diperoleh melalui proses pendidikan panjang, mulai dari sekolah Tionghoa lalu ke ELS dan HBS Semarang. 
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Di zaman penjajahan Belanda yang keras, belum banyak pelajar Indonesia dapat memperoleh pendidikan tinggi di Belanda. Dr. Yap Hong Tjoen adalah generasi pertama pelajar Tionghoa yang berhasil menembus Universitas Leiden.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Jiwa humanis yang tinggi dari Dr. Yap Hong Tjoen membuat pelayanannya kepada para pasien menjadi adil, karena tidak membeda-bedakan kaum miskin ataupun kaya. Dengan peralatan medis yang canggih pada zamannya, Rumah Sakit Mata Dr Yap ramai dikunjungi para tuna netra hingga dirintislah Balai Mardi Wuto untuk memberdayakan mereka dengan berbagai keterampilan. 
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Pada tahun 1949, Dr. Yap Hong Tjoen pergi ke Belanda dan wafat di Den Haag pada tanggal 28 November 1952. Hingga kini Rumah Sakit Mata Dr. Yap masih berdiri dan melayani pasien dari seluruh Indonesia.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
*Lukisan oleh Seruni Bodjawati. Judul: Memoirs of Love (Dokter Yap). Media: Akrilik, kolase pada kanvas. Ukuran: 150 x 150 cm. Tahun 2016.

If you would like to buy this original painting directly from the artistschedule a studio visit to see the artwork in person, order commission or any business inquiries, please contact +6285602897020 (WhatsApp) or send an e-mail to serunibodjawati@gmail.com 

Free Shipping Worldwide
***SOLD***

Popular Posts