Tokoh Intelektual Bugis yang Diakui Dunia Melalui I La Galigo - Colliq Pujie


Sosok sastrawan, sejarawan sekaligus ilmuwan ini adalah bangsawan berdarah Bugis-Melayu yang lahir pada abad ke -19 di Tanete Barru Sulawesi Selatan.

Perannya dalam menentang kekuasaan Belanda mengakibatkan ia harus diasingkan ke Makassar.

Di tengah pengasingannya itulah Colliq Pujie bersama dengan Benjamin Frederik Matthes menyalin naskah I La Galigo selama 20 tahun.

Salah satu jasanya yang tak terlupakan adalah salinan tangannya tentang I La Galigo sebanyak 12 jilid yang kini tersimpan di perpustakaan Universitas Leiden, Belanda.

Kecerdasannya menghantarkannya menciptakan huruf Bilang-bilang, yang kemudian dijadikan alat komunikasi rahasia dalam upaya menentang pendudukan Belanda di Tanah Bugis.

La Galigo merupakan lokal genius yang dimiliki oleh orang-orang Bugis & diakui dunia hingga masa kini.

***

🎨 Lukisan karya: Seruni Bodjawati. Judul: Sang Penyelamat I La Galigo. Media: Acrylic on Canvas. Ukuran: 120 x 100 cm. Tahun: 2020. Available.


If you would like to buy this original painting directly from the artistschedule a studio visit to see the artwork in person, order custom art or any business inquiries, please contact +6285602897020 (WhatsApp), send an e-mail to serunibodjawati@gmail.com, or send Direct Message on Instagram @seruni_bodjawati

Worldwide Shipping 

Popular Posts